Suatu ketika seorang anak muda berjalan-jalan di trotoar dan menemukan kepingan uang logam senilai Rp 100,-. Sejak saat itu ia selalu mengarahkan matanya ke tanah ketika berjalan kaki. Setelah 30 tahun, ia berhasil mengumpulkan barang-barang : banyak uang logam yang bila ditotal nilainya sekitar 10.000 rupiah, 18.203 kancing dan 34.309 peniti..
Sebagai akibat dari kebiasaan berjalan menunduk itu, punggungnya tumbuh bungkuk dan postur tubuhnya setengah lingkaran. Ia telah kehilangan keindahan dan kemuliaan cahaya matahari, senyum para sahabat, keindahan warna bunga dan pepohonan, langit biru dan awan putih yang lembut dan segala sesuatu yang menjadikan hidup ini terasa lebih bermakna.
Bukalah matamu dan angkatlah kepalamu. Engkau mungkin akan kehilangan beberapa keping uang logam di tanah, tetapi engkau akan menyaksikan semua keindahan yang membuat hidup ini menjadi suatu petualangan yang menakjubkan.
Sebagaimana dikatakan Yesaya dan Yeremia dan juga para pemazmur : “ Angkatlah matamu ke tempat yang tinggi.”
liat ke atas dan jangan lupa liat ke bawah.
ReplyDeletekalo selalu liat atas, juga gak baik.
ahhaha
yu~
ReplyDeleteTapi aku punya temen yg selalu sibuk dengan dunianya..
Kalo dia gt terus, dia ga akan bisa tau hal lain nya selain dunianya..
Kan banyak hal lain yg juga indah, yg perlu dia tau..
:)
siapa tuh? kasian banget...
ReplyDeletekasi tau lah ke orang nya...
Ada deh..
ReplyDeleteSusah di bilangin orang nya..
Egois tingkat tinggi..